Aquasprite Theme Demo

Tampilkan postingan dengan label serba-serbi islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serba-serbi islam. Tampilkan semua postingan

kumpulan kata2 buat ngucapin selamat idul fitri

Posted by childy aditya lockerhearts on 8/25/2010 , under | komentar (1)









* KUMPULAN KATA-KATA TUK NUGUCAPIN SELAMAT IDUL FITRI ...

Kesalahan bukan untuk dilupakan
Tapi kesalahan adalah untuk dimaafkan
Karena memaafkan lebih baik daripada minta maaf
Maka dari itu saya sudah memaafkan kesalahan kamu
Dan saya harap kamu juga sudah memaafkan kesalahn saya
Selamat Lebaran ya!

Kesempurnaan suatu malam
Adalah saat rembulan tampakan sinar purnamanya
Kesempurnaan siang
Adalah ketika mentari berada diatas kepala
Kesempurnaan Lebaran
Adalah ketika kita dapat saling memaafkan
Mohon Maaf Lahir Batin ya!


Aku gak ingin seperti duri menyakitimu
aku gak ingin menjadi api membakar hatimu
yang aku tahu ku harus minta maaf padamu
yang aku tahu ku belajar tuk tidak mengulanginya lagi
Mohon maaf lahir batin ya..
semoga lebaran ini memberi hikmah pada kita semua
(Diedit dari lagu Virus Slank)


Walau Ariel dan Luna gak mau mengakui videonya
Tapi diriku harus mengakui telah banyak salah padamu
Maka maafkanlah aku
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon maaf lahir batin


Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih
indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri

Selamat Hari …… ,
Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…
Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering
meminjam duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin,
tapi tak usah
risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..

” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim
pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri …

Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin

Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang
Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku
membekas lara mhn maaf lahir batin.
SELAMAT IDUL FITRI

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

تقبل الله منا ومنك
Selamat hari raya idul fitri .
Mohon maaf lahir dan bathin ya..

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri

Mata kadang salah melihat. Mulut kadang salah berucap. Hati kadang salah menduga. Maafkan segala kekhilafan. Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya Idul Fitri . Maafin ya.

Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri .....



**KUMPULAN SMS LEBARAN ..

Ketupat matang untuk disantap
SMSku datang untuk minta maaf

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin. ...



***RANGKAIAN SMS LEBARAN

Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..

Dia Pergi dengan bersahaja. Meninggalkan berkah & penampunan. Meninngalkan jejak pahala. Membawa mimpi surga ! SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Satu yang pasti dalam hidup: kita akan kembali kepada-Nya. Mumpung masih hidup Ayo sirahturahmi di hari yang fitri. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin....


**** UCAPAN SELAMAT LEBARAN LEWAT SMS

Masa aktif Hidup anda hampir berakhir, saldo dosa anda makin meningkat, di hari yang fitri ini raih kesempatan untuk meningkatkan saldo Iman. Isi ulang dengan sirahturahmi. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Terselip khilaf dalam candaku. Tergores luka dalam tawaku, terbelit pilu dalam tingkahku, tersinggung rasa dalam bicaraku. Hari kemenangan telah tiba, moga segala dosa & kesalahan kita terampuni. Mari bersama kita bersihkan dihari yang fitri. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Takbir, tahmid, tahlil tlah berkumandang. Memecah keheningan malam, mengantar rasa syukur padaNya. Esok pagi menyambut hari yang fitri, selamat hari lebaran taqaballahu mina wa minkum, mohon maaf lahir dan batin

Menjelang Lebaran, Sebelum Sinyal Hilang, Sebelum Operator Sibuk, Sebelum SMS pending mulu, Saya mo ngucapin . Met Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Tiada gembira yang menggelora, tiada senang yang mengangkasa, selain kita telah kembali pada fitrah dan ampunanNya. Taqaballahu mina wa minkum, selamat Idul Fitri 1430H, minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin ....


****

ayat alqur'an tentang iptek

Posted by childy aditya lockerhearts on 3/05/2010 , under | komentar (1)




AYAT ALQUR’AN TENTANG IPTEK



Setelah kita mengetahui betapa tinggi perhatian Islam terhadap ilmu pengetahuan dan betapa Allah SWT mewajibkan kepada kaum muslimin untuk belajar dan terus belajar, maka Islampun telah mengatur dan menggariskan kepada ummatnya agar mereka menjadi ummat yang terbaik (dalam ilmu pengetahuan dan dalam segala hal) dan agar mereka tidak salah dan tersesat, dengan memberikan bingkai sumber pengetahuan berdasarkan urutan kebenarannya sebagai berikut.
1. Al-Qur’an dan Sunnah:
Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk menjadikan al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber pertama ilmu pengetahuan. Hal ini dikarenakan keduanya adalah langsung dari sisi Allah SWT dan dalam pengawasannya, sehingga terjaga dari kesalahan, dan terbebas dari segala vested interest apapun, karena ia diturunkan dari Yang Maha Berilmu dan Yang Maha Adil. Sehingga tentang kewajiban mengambil ilmu dari keduanya, disampaikan Allah SWT melalui berbagai perintah untuk memikirkan ayat-ayat-Nya (QS 12/1-3) dan menjadikan Nabi SAW sebagai pemimpin dalam segala hal (QS 33/21).
2. Alam semesta:
Allah SWT telah memerintahkan manusia untuk memikirkan alam semesta (QS 3/190-192) dan mengambil berbagai hukum serta manfaat darinya, diantara ayat2 yang telah dibuktikan oleh pengetahuan modern seperti[1] :
• Ayat tentang asal mula alam semesta dari kabut/nebula (QS 41/11).
• Ayat tentang urutan penciptaan (QS 79/28-30): Kegelapan (nebula dari kumpulan H dan He yang bergerak pelan), adanya sumber cahaya akibat medan magnetik yang menghasilkan panas radiasi termonuklir (bintang dan matahari) → pembakaran atom H menjadi He lalu menjadi C lalu menjadi O baru terbentuknya benda padat dan logam seperti planet (bumi) panas turun menimbulkan kondensasi baru membentuk air baru mengakibatkan adanya kehidupan (tumbuhan).
• Ayat bahwa bintang2 merupakan sumber panas yang tinggi (QS 86/3),
matahari sebagai contoh tingkat panasnya mencapai 6000 derajat C.
• Ayat tentang teori ekspansi kosmos (QS 51/47).
• Ayat bahwa planet berada pada sistem tata surya terdekat (sama ad-dunya) (QS 37/6).
• Ayat yang membedakan antara planet sebagai pemantul cahaya
(nur/kaukab) dengan matahari sebagai sumber cahaya (siraj) (QS 71/16).
• Ayat tentang gaya tarik antar planet (QS 55/7).
• Ayat tentang revolusi bumi mengedari matahari (QS 27/88).
• Ayat bahwa matahari dan bulan memiliki waktu orbit yang berbeda2 (QS
55/5) dan garis edar sendiri2 yang tetap (QS 36/40).
• Ayat bahwa bumi ini bulat (kawwara-yukawwiru) dan melakukan rotasi (QS
39/5).
• Ayat tentang tekanan udara rendah di angkasa (QS 6/125).
• Ayat tentang akan sampainya manusia (astronaut) ke ruang angkasa (in
bedakan dengan lau) dengan ilmu pengetahuan (sulthan) (QS 55/33).
• Ayat tentang jenis-jenis awan, proses penciptaan hujan es dan salju
(QS 24/43).
• Ayat tentang bahwa awal kehidupan dari air (QS 21/30).
• Ayat bahwa angin sebagai mediasi dalam proses penyerbukan (pollen)
tumbuhan (QS 15/22).
• Ayat bahwa pada tumbuhan terdapat pasangan bunga jantan (etamine) dan
bunga betina (ovules) yang menghasilkan perkawinan (QS 13/3).
• Ayat tentang proses terjadinya air susu yang bermula dari makanan
(farts) lalu diserap oleh darah (dam) lalu ke kelenjar air susu (QS 16/66),
perlu dicatat bahwa peredaran darah baru ditemukan oleh Harvey 10 abad setelah wafatnya nabi Muhammad SAW.
• Ayat tentang penciptaan manusia dari air mani yang merupakan campuran
(QS 76/2), mani merupakan campuran dari 4 kelenjar, testicules (membuat
spermatozoid), vesicules seminates (membuat cairan yang bersama mani), prostrate
(pemberi warna dan bau), Cooper & Mary (pemberi cairan yang melekat dan lendir).
• Ayat bahwa zyangote dikokohkan tempatnya dalam rahim (QS 22/5), dengan
tumbuhnya villis yang seperti akar yang menempel dpada rahim.
• Ayat tentang proses penciptaan manusia melalui mani (nuthfah) zygote yang melekat (’alaqah) segumpal daging/embryo (mudhghah) dibungkus oleh tulang dalam misenhyme (’izhama) tulang tersebut dibalut
oleh otot dan daging (lahma) (QS 23/14).


3. Diri manusia:
Allah SWT memerintahkan agar manusia memperhatikan tentang proses penciptaannya, baik secara fisiologis/fisik (QS 86/5) maupun psikologis/jiwa manusia tersebut (QS 91/7-10).
4. Sejarah:
Allah SWT memerintahkan manusia agar melihat kebenaran wahyu-Nya melalui lembar sejarah (QS 12/111). Jika manusia masih ragu akan kebenaran wahyu-Nya dan akan datangnya hari pembalasan, maka perhatikanlah kaum Nuh, Hud, Shalih, Fir’aun,
dan sebagainya, yang kesemuanya keberadaannya dibenarkan dalam sejarah hingga
saat ini.
Jika kita bertanya pada ilmuwan Bagaimana alam semesta terbentuk, bagaimana alam semesta terbentuk? maka mereka akan menjawab dengan teori Big Bang (Teori Ledakan Besar ), yang menyatakan bahwa seluruh jagad raya mulanya adalah satu “Nebula Primary” , kemudian terjadi pemisahan yang menciptakan galaksi dan selanjutnya membentuk tata surya yang terdiri dari Planet, Matahari, dan juga Bumi yang kita tinggali ini

Dalam al-qur’an Allah SWT berfirman :


“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya?. ….” ( Q.S. Al-Anbiya’ : 30 )

Ayat ini menceritakan tentang gejala Ledakan Besar atau Teori Big Bang. Bayangkan apa yang kita baru ketahui sekarang, Alquran telah mengatakannya 1400 tahun yang lalu. Alqur’an juga mengatakan dalam Surat Fussilat ke 41 ayat 11 :

“Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap(dukhon), lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".(Fussilat ; 11)

Kata arab yang digunakan disini adalah ‘dukhan’ yang berarti asap. Jika Anda tanya Ilmuwan, Alam semesta terbentuk pada mulanya benda angkasa adalah ‘gas’,. Tapi kata Arab ‘dukhon’ adalah ‘asap’, setelah diteliti ‘asap’ adalah lebih tepat dibanding kan dengan gas.

Dan menurut Stephen Hawkin, ilmuwan yang sangat terkenal, dia berkata “the discovery of bridges of matter in the space, is the biggest discovery of this century which gives us indisputable evidence of the creation of the universe and the Big Bang Theory (Penemuan di bidang Astronomy di luar angkasa adalah penemuan terbesar abad ini, yang memberikan bukti tak terbantahkan dari Penciptaan Alam semesta adalah Teori Big Bang)”




"dan laut yang di dalam tanahnya ada api" (At Thuur(52):6)

Subhanallah.........
Al Quran yang telah diturunkan 14 abad yang lalu telah menunjukkan kebenaran atas kuasa-Nya.Kita semua tahu dibawah laut terdapat tanah yang dibawahnya terdapat lapisan magma yang panas laksana api.Subhanallah.........Apa lagi yang perlu diragukan wahai saudaraku???

Ayat lain yang bisa kita ambil adalah:

"Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman" (Al An'aam(6) : 125)

Subhanallah....... satu lagi kebenaran yang tertulis di Al Quran yang dapat kita buktikan.Kita tahu beberapa kilometer dari lapisan terluar bumi kita sudah tidak terdapat oksigen untuk kita bernafas sehingga kita akan merasa sesak.Subhanallah.......

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."(An Nisa(4) : 56 )

Subhanallah........Satu pertanyaan muncul, siapa yang mengajarkan kepada seseorang yang Ummy atas teknologi kedokteran seperti ini???. Di dalam kulit kita terdapat sensoric neuron yang berfungsi menerima rangsangan dari luar tubuh.Ketika sensor tersebut rusak maka kita tidak dapat merasakan lagi rangsangan berupa sentuhan, atau yang lain.Maka sungguh benar Allah yang menyatakan akan mengganti kulit yang rusak dengan yang baru agar orang-orang yang ada di neraka dapat merasakan siksa Allah.Subhanalah........

Bila terdapat kesalahan dalam menyampaikan saya memohon maaf,karena segala kesalahan yang ada pada tulisan ini berasal dari saya dan seluruh kebenaran berasal dari Allah.

perkembangan islam di dunia

Posted by childy aditya lockerhearts on , under | komentar (0)




PERKEMBANGAN ISLAM DI DUNIA




Islam muncul di Jazirah Arab pada abad ke-7 masehi ketika Nabi Muhammad s.a.w.mendapat wahyu dari Allah s.w.t. Setelah kematian Rasullullah s.a.w. kerajaan Islam berkembang sampai Samudra Atlantik di Barat dan Asia Tengah di Timur. Lama-kelamaan umat Islam terpecah dan terdapat banyak kerajaan-kerajaan Islam lain yang muncul.
Namun demikian, kemunculan kerajaan-kerajaan Islam seperti kerajaan Umayyah,kerajaan Abbasiyyah, kerajaan Seljuk/Turki Seljuk,Kekhalifahan Ottoman,Kemaharajaan Mughal,India,dan Kesultanan Melaka telah menjadi kerajaaan yang kuat dan besar di dunia. Tempat belajar ilmu yang hebat telah mewujudkan satu Tamadun Islam yang agung.Banyak ahli-ahli sains, ahli-ahli filsafat dan sebagainya muncul dari negeri-negeri Islam terutama pada Zaman Emas Islam.
Pada abad ke-18 dan ke-19 masehi, banyak kawasan-kawasan Islam jatuh ke tangan penjajah Eropa. Setelah Perang Dunia I, Kerajaan Ottoman yaitu kekaisaran Islam terakhir tumbang menyembah bumi.
Jazirah Arab sebelum kedatangan Islam merupakan sebuah kawasan yang dilewati oleh jalur sutera. Kebanyakkan orang Bangsa Arab/Arab merupakan penyembah berhala dan ada sebagian merupakan pengikut agama Kristen dan Yahudi.Mekah ialah tempat suci bagi bangsa Arab ketika itu karana di situ terdapatnya berhala-berhala agama mereka dan juga terdapat Telaga Zamzam dan yang paling penting sekali Kaabah.
Nabi Muhammad s.a.w. dilahirkan di Mekah pada Tahun Gajah (570 atau 571 masihi). Ia merupakan seorang anak yatim sesudah ayahnya Abdullah bin Abdul Muthalib dan ibunya Aminah binti Wahab meninggal dunia. Ia dibesarkan oleh pamannya yaitu Abu Thalib. Baginda kemudiannya menikah dengan Siti Khadijah dan menjalani kehidupan yang bahagia.
Namun demikian, ketika Nabi Muhammad s.a.w. berusia lebih kurang 40 tahun, beliau didatangi oleh Malaikat Jibril a.s. Sesudah beberapa waktu beliau mengajar ajaran Islam secara tertutup kepada rekan-rekan terdekatnya yang dikenal sebagai "as-Sabiqun al-Awwalun(Orang-orang pertama yang memeluk Islam)"dan seterusnya secara terbuka kepada seluruh penduduk Mekah.
Pada tahun 622 masehi, baginda dan pengikutnya hijrah ke Madinah. Peristiwa ini disebut Hijrah. Peristiwa lain yang terjadi setelah hijrah adalah dimulainya kalender Hijrah.
Mekah dan Madinah kemudiannya berperang. Nabi Muhammad s.a.w. memenangi banyak pertempuran walaupun ada di antaranya tentera Islam yang tewas. Lama kelamaan orang-orang Islam menjadi kuat dan berhasil menaklukkan Kota Mekah. Setelah wafatnya Nabi Muhammad s.a.w., seluruh Jazirah Arab di bawah penguasaan orang Islam.
Islam di Indonesia
Islam telah dikenal ke Nusantara atau Indonesia pada abad pertama Hijaiyah/7 Masehi, meskipun dalam frekuensi yang tidak terlalu besar melalui perdagangan dengan para pedagang muslim yang berlayar ke kawasan ini singgah untuk beberapa waktu. Pengenalan Islam lebih intensif, khususnya di Semenan¬jung Melyyrfysftdhgdedtrgtfayu dan Nusantara, berlangsung beberapa abad kemudian. Bukti peninggalan pertama arkeologi Islam di Asia Tenggara adalah dua makam muslim yang berangka tahun sekitar akhir abad 16 (enam belas)
Dengan pemerintah yang kuat, cerdas, dan satu kepercayaan yang menggelorakan semangat penganut-penganut dan tentara-tentara dalam waktu yang tidak lama, masyarakat baru ini menguasai seluruh Arabia Barat dan mencari dunia baru untuk ditundukkan.
Setelah sedikit kemunduran pada wafat Muhammad saw., gelombang penaklukan bergerak dengan cepat di Arabia bagian Utara dan Timur, berani menyerang kubu-kubu pertahanan di perbatasan kerajaan Romawi Timur di Syirq al-Ardun dan kerajaan Persia di Irak. Selatan. Angkatan-angkatan perang kedua kerajaan raksasa ini –karena perang tidak henti-hentinya– telah kehabisan kekuatan, dikalahkan satu-persatu dalam suatu rangkaian operasi cepat dan cemerlang. Dalam waktu enam tahun sesudah Muhammad saw. wafat, seluruh Siria dan Irak diharuskan membayar upeti kepada Madinah, dan empat tahun kemudian Mesir digabungkan pada kerajaan Islam baru.
Kemenangan-kemenangan yang mengagumkan tadi, mendahului kemenangan yang lebih besar lagi akan membawa orang Arab dalam waktu kurang dari satu abad ke Maroko, Spanyol, Perancis, pintu-pintu kota Konstantinopel, jauh ke Asia Tengah sampai ke Sungai Indus, membuktikan sifat Islam sebagai suatu kepercayaan kuat, insaf akan harga diri, dan jaya. Sifat ini mengakibatkan pendirian yang tidak kenal menyerah dan memusuhi segala yang ada diluarnya, tetapi menunjukkan toleransi, kesabaran hati yang luas dalam pelbagai masyarakat, keseganan menuntut orang dari golongan lain, dan kebesaran hati mereka dalam waktu kegelapan.
Pada tahun 660 M. ibu kota Kerajaan Arab dipindahkan ke Damsyik, tempat kedudukan baru Khalifah Bani Umayah. Sedangkan Madinah tetap merupakan pusat pelajaran agama Islam; pemerintah dan kehidupan umum kerajaan dipengaruhi oleh adat-istiadat Yunani Rumawi Timur. Tingkat pertama saling pengaruh-mempengaruhi dengan peradaban yang lebih tua ini tidak hanya dilambangkan dengan dua buah monumen, yang indah sekali dari zaman Bani Umayahh ialah Mesjid Raya di Damsyik dan Mesjid Al-Aqsa di Darusalam, akan tetapi kemunculan tiba-tiba cara aliran-aliran baru dan pendapat yang berlawanan dengan paham resmi di “propinsi-propinsi baru.” Akibat paling akhir dari pertumbuhan demikian ialah perpecahan antara lembaga-lembaga agama dan duniawi dalam masyarakat Islam. Pembelahan ini merusakkan azas duniawi Bani Umayah, dan ditambah dengan rasa ketidakpuasan para warga negara bukan Arab, dan pecah perang saudara diantara suku, Arab, menyebabkan jatuhnya tahun 750 M.
Dalam pada itu, perselisihan tadi menjelaskan bahwa dalam abad yang lampau sejak wafat Muhammad saw. kebudayaan agama Islam telah mengalami perkembangan dan konsolidasi yang luar biasa, baik, di dalam maupun di luar Arabia. Seorang guru agama di satu pihak menunjukkan perkembangan kebatinan pada tingkat tertinggi. Ia menyatakan inti sari yang penting dan menghidupkan itu dengan kepribadiannya dan keyakinannya sehingga tampak pada penganutnya sebagai wahyu kebenaran baru..
Itulah sumbangan asasi yang menentukan dari orang Arab terhadap kebudayaan Islam baru. Terhadap peradaban materiil sokongan mereka sedikit. Kemajuan materiil baru mulai; dengan cemerlang setelah Bani Abbas menggantikan Bani Umayah sebagai khalifah, dan mendirikan ibu kotanya yang baru di Baghdad dalam tahun 762 M. Masa pertama dari penaklukan wilayah luar Arabia telah lampau, disusul oleh masa perluasan ke dalam. Abad kesembilan dan kesepuluh Masehi menyaksikan puncak kemajuan peradaban Islam yang luas dan usaha-usaha yang berhasil. Kerajinan, perdagangan, kesenian bangunan, dan beberapa kesenian yang kurang penting, berkembang dengan subur waktu Persia, Mesopotamia, Siria, dan Mesir, memberikan sokongan mereka dalam usaha serentak.
Kegiatan-kegiatan baru ini menumbuhkan kehidupan intelektual. Sedang ilmu pengetahuan agama berkembang pada beberapa pusat baru terbesar dari Samarqand sampai ke Afrika Utara dan Spanyol, kesusasteraan dan pikiran dengan menggunakan sumber-sumber Yunani, Persia, dan juga India, melebar ke jurusan baru, seringkali bebas dari tradisi Islam dan banyak sedikitnya memberontak terhadap kepicikan dan kesempatan sistem kuno. Dengan dorongan perluasan kaki langit alamiah, kecerdasan pikiran, keduniawian, dan kerohanian, saling pengaruh mempengaruhi dengan hebatnya.
Sukarlah untuk menyatakan dengan singkat usaha-usaha bidang intelektual yang bermacam-macam dalam zaman tersebut. “Ilmu pengetahuan Islam” yang lain seperti sejarah dan ilmu bahasa, melebar hingga meliputi sejarah duniawi dan kesusasteraan. Ilmu kedokteran dan ilmu pasti Yunani disediakan dalam perpustakaan buku-buku terjemahan dan dikembangkan oleh sarjana Persia dan Arab, khusus ilmu Aljabar, ilmu ukur segitiga, dan ilmu optik (penglihatan). Ilmu bumi –barangkali yang boleh diumpamakan barometer kebudayaan yang paling cermat– berkembang pada seluruh cabangnya, di bidang politik, organik, matematik, astronomik, ilmu alam, dan pesiar, meluas demikian jauh hingga meliputi negara-negara dan peradaban bangsa yang jauh letak kediamannya.
Ilmu pengetahuan baru tersebut, boleh dikatakan hanya mengenai jumbai-jumbai, pinggiran kebudayaan agama, pemasukan ilmu mantik, dan filsafat Yunani, mau tidak mau menumbuhkan perselisihan paham yang tajam dan pahit. Pertikaian ini memuncak dalam abad ketiga. Para pemimpin Islam melihat dasar-dasar kerohanian dibahayakan oleh keingkaran halus dan cerdik paham rasionalisme murni. Walaupun mereka akhirnya mengalahkan pelajaran yang berpengaruh Yunani, ilmu filsafat selalu tetap harus dicurigai dalam pandangan para alim ulama, biarpun ilmu tadi hanya dipelajari sebagai alat perbantahan dan pembahasan. Lebih berbahaya ialah akibat kemenangan yaitu pertumbuhan dalam kalangan ahli agama, semacam perasaan iri hati terhadap usaha para intelektual yang bercorak murni keduniawian ataupun yang memberanikan diri ke luar dari bidang pengawasan mereka.
Selain keutamaan segi intelektual dan fungsi dalam pelajaran, syariat ialah alat yang paling luas pengaruhnya dan paling tepat membentuk ketertiban sosial dan kehidupan masyarakat bagi bangsa-bangsa Islam. Oleh karena lengkapnya, maka syariat memberi tekanan yang tidak hentinya pada segala kegiatan pribadi dan sosial, dan mewujudkan suatu ukuran-baku yang harus dianut lebih lama, meskipun ada rintangan kebiasaan kuno dan adat-istiadat yang telah berlaku lama. Khusus suku nomad dan suku yang diam di pegunungan, berlawanan. Tambahan pula, syariat memberikan pernyataan praktis dalam memperjuangkan persatuan yang menjadi ciri Islam. Hukum tadi dalam segala pokok yang penting adalah seragam, walaupun pelbagai mazhab berbeda dalam beberapa pasal kecil. Pertumbuhan ini disebabkan karena cita-cita sosial dan cara hidup di seluruh dunia Islam dalam abad pertengahan menuju arah yang sama. Syariat lebih dalam mempengaruhi kehidupan hukum Rumawi; karena memiliki landasan agama dan ancaman hukuman Tuhan, maka syariat adalah pengatur rohani merupakan suara hati umat Islam dalam semua segi dan kegiatan kehidupannya.
Tugas hukum syariat ini bertambah besar artinya waktu kehidupan politik dunia Islam lebih lama menyimpang dari keinginan Muhammad saw. dan pengganti-pengganti beliau yaitu pemerintahan berdasarkan ketuhanan. Keruntuhan khalifah Bani Abbas dalam abad kesembilan dan kesepuluh Masehi membuka pintu tidak hanya bagi kehancuran politik, tetapi juga bagi perebutan kekuasaan kerajaan oleh pangeran-pangeran setempat dan gubernur militer, terbit dan tenggelamnya kerajaan-kerajaan yang berumur pendek, dan berkobarlah perang saudara. Bagaimanapun hebatnya kekuatan politik dan militer kerajaan Islam itu telah dilemahkan, gengsi moral hukum syariat lebih dijunjung dan dapat mengutuhkan serta mengukuhkan bentuk sosial Islam sepanjang pasang surut nasib politik Islam.
Pada akhir, abad kesepuluh Masehi, daerah Islam sedikit lebih luas dibandingkan pada tahun 750. Semenjak diciptakan suatu peradaban besar, memuncak kehidupan intelektual, kaya dan cerdas dalam bidang ekonomi, dipersatukan dengan kukuh oleh syariat yang dihormati; seluruhnya merupakan penjelmaan kekuasaan Islam rohani dan duniawi. Waktu kekuatan militernya berkurang, maka sebagaimana juga. terjadi dengan kerajaan Rumawi enam abad sebelumnya, kerajaan Islam berangsur-angsur dikuasai oleh bangsa-bangsa biadab dari luar perbatasannya; dan juga seperti kerajaan Rumawi, mengenakan pada bangsa biadab tadi agamanya, hukumnya, dan penghormatan terhadap peradabannya.
Bangsa-bangsa biadab itu ialah Turki yang berasal dari Asia Tengah. Tekanan ke arah Barat membawa orang Bulgar, Magiar, Kumari, Pecineg ke Rusia Selatan dan Eropa Timur, mendatangkan suku-suku lain ke Iran dan lebih ke Barat, ke Irak, dan Anatolia. Pekerjaan pengislaman telah dilakukan, waktu mereka masih diam di tempat asalnya di Asia Tengah; oleh karena itu, kerajaan Sultan Turki yang didirikan di Asia Barat mula-mula hanya membawakan sedikit perubahan yang tampak ke luar dalam kehidupan rumah tangga umat Islam. Akibat pertama adalah perluasan militer; ke arah Tenggara menuju India Utara, ke arah Barat Laut menuju Asia Kecil. Pada waktu yang sama, jauh di sebelah Barat, suku Berber nomad telah membawa Islam, ke tepi dunia Afrika Negro di daerah lembah Senegal dan Niger sedang buku-buku Arab nomad yang tidak diawasi lagi oleh kekuasaan khalifah yang terdahulu telah merusakkan dan melengahkan pusat peradaban yang telah didirikan oleh bangsanya sendiri sebelum di atas puing runtuhan Afrika Romawi dan Bizantium.
.Mulai abad kesebelas Masehi, ilmu Sufi mengerahkan kebaktian sebagian besar kegiatan kerohanian umat Islam, dan mendirikan suatu sumber pembaharuan kepribadian yang sanggup mempertahankan tenaga kebatinan selama abad-abad sesudahnya penuh dengan kemerosotan politik dan perekonomian.
Para ahli Sufi, baik sebagai penyiar perseorangan maupun (di kemudian hari) sebagai anggota dalam gabungan tarekat merupakan pemimpin dalam tugas mengislamkan orang penyembah berhala, yang tidak beragama, dan suku yang hanya tipis sekali pengislamannya. Penyebaran agama berhasil ialah terbanyak oleh kawan sebangsa sendiri dari suku-suku tersebut yang biasanya kikuk, buta huruf, dan kasar. Merekalah yang meletakkan dasar-dasar yang memungkinkan generasi kemudian menerima keadaban hukum syariat dan tauhid yang lebih halus. Berkat pekerjaan mereka, maka dalam abad-abad berikutnya, batas-batas daerah Islam dapat diperluas di Afrika, India, dan Indonesia, melintangi Asia Tengah ke Turkestan dan Tiongkok, dan di beberapa bagian Eropa Tenggara
.
Perkembangan yang digambarkan di muka tadi dipercepat oleh malapetaka yang berturut-turut terjadi di Asia Barat dalam abad ketiga belas dan keempat belas. Penyerbuan pertama kaum Mongol penyembah berhala, membumihanguskan propinsi-propinsi bagian Timur Laut antara 1220 dan 1225 M. Gelombang kedua yang menduduki Persia dan Irak menamatkan khalifah Baghdad yang bersejarah dalam 1258 M, dan memaksakan seluruh dunia Islam Timur, terkecuali Mesir, Arabia, dan Siria, membayar upeti kepada kerajaan Mongol yang besar. Sisa-sisanya diselamatkan oleh golongan militer terdiri dari “budak belian” Turki dan Kipcak, kaum Mamluk, yang telah merebut kekuasaan politik di Mesir.
Di bawah pemerintahan Mamluk, peradaban Islam yang lama langsung berkembang lebih kurang dua setengah abad dalam bidang kesenian benda (istimewa dalam lapangan seni bangunan dan seni-kerajinan logam), tetapi disertai kemunduran daya kerohanian dan intelek.
Pada waktu yang sama, di daerah-daerah kekuasaan Mongol hidup kembali suatu peradaban Islam Persia yang cemerlang pada beberapa segi. Terutama dalam seni bina dan kesenian halus, termasuk seni lukis dalam bentuk yang sangat kecil (miniatur); kebudayaan tersebut berakar dalam kerohanian Sufi. Meskipun kedatangan dua kali “Maut Hitam” dan mengalami serbuan Timur Lenk dalam abad keempat belas yang menghancurleburkan Persia, namun kebudayaan Persia mampu memberikan ragam kepada kehidupan intelektual dari kerajaan-kerajaan Islam baru, –yang dilahirkan pada kedua sisinya– di Anatolia, Balkan, dan India.
Perluasan kerajaan Dinasti Osman di Asia dan Afrika Utara serta pembentukan kerajaan Mughal di India dalam abad keenam belas membawa sebagian besar dunia Islam kebawah pengawasan pemerintahan negara keduniawian yang kuat, memusatkan kekuasaannya yang besar. Ciri khas kedua kerajaan tadi ialah menitikberatkan pada pandangan ahli sunah waljamaah dan hukum syariat. Urusan agama dan urusan ketatanegaraan tidak dipersatukan karena kebijaksanaan militer dan sipil disusun menurut garis tidak Islam yang bebas, tetapi dapat saling menyokong akibat suatu persetujuan yang berlangsung hingga abad kesembilan belas.
Diantara dua saluran kehidupan agama Islam tersebut, saluran Sufilah yang lebih lebar dan dalam. Abad ketujuh belas dan permulaan abad kedelapan belas menyaksikan puncak tertinggi tarekat Sufi. Tarekat-tarekat besar menyebarkan suatu jalinan perhimpunan-perhimpunan dari mula hingga akhir dunia Islam, sedang perkumpulan-perkumpulan setempat dan cabang-cabangnya menggabungkan anggota pelbagai golongan dan kejuruan jadi umat yang bersatu padu. Selain itu, kebudayaan Islam dalam dua kerajaan tersebut yang hanya hidup atas warisan zaman silam, dapat memelihara, akan tetapi jarang dapat menambah kekayaan warisan intelektual tersebut. Tokoh-tokohnya berpendapat bahwa kewajibannya pertama ialah bukan hanya memperluas, akan tetapi memelihara, menyatukan, dan menyesuaikan kehidupan sosial atas sendi-sendi nilai Islam. Dalam batas-batas tersebut kadar persatuan yang telah mereka capai, dan ketertiban sosial yang dapat dilangsungkan memang menarik perhatian.
Persatuan itu merupakan suatu kekecualian yang menyolok mata. Dalam permulaan abad keenam belas, suatu kerajaan baru yang disokong oleh suku Turki dan Adzerbaijan menaklukan Persia dan menghidupkan kembali Syiah yang telah mengalami kemunduran, dan meresmikan Syiah sebagai agama resmi Persia. Selama peperangan dengan Dinasti Osman, orang Turki dari Asia Tengah, dan orang Mughal, yang semuanya ahli sunah waljamaah, Syiah dijadikan ciri perasaan nasional Persia. Akibat perpecahan antara Persia dan tetangganya penting buat semuanya. Umat Islam selanjutnya dipecah menjadi dua golongan yang terpisah, dan hubungan kebudayaan antara dua golongan tadi, sejak itu meskipun tidak diputuskan seluruhnya hanya dapat dilakukan serba sedikit saja. Persia terpaksa terpencil dalam urusan politik dan agamanya mencukupi kebutuhannya sendiri, yang akhirnya memiskinkan kehidupan rohani dan budaya mereka. Lebih-lebih pula waktu kekuatan politiknya mundur, orang suku Afghan dalam abad kedelapan belas melepaskan hubungan dan mendirikan suatu negara sunah merdeka.
Di Afrika Barat Daya adanya perasaan kesukuan diantara kedua pihak, orang Arab dan Berber, menukarkan kegiatan kebudayaan. Aliran ortodoks dan tarekat Sufi, keduanya dipengaruhi pemujaan orang-orang suci, wali yang masih hidup setempat (“marabout”). Di Tunisia dan di beberapa kota lain, sebagian warisan kebudayaan Spanyol Arab tetap dilanjutkan, bahkan waktu Tunisia dan Aljazair merupakan wilayah bajak laut, setengah jajahan kerajaan Dinasti Osman. Di Maroko di bawah sultan-sultan (yang dapat menyelamatkan kedaulatannya hingga 1912), bahkan di Sahara Barat di bawah kepala suku-suku yang lebih kecil, pelajaran ahli sunah yang lazim dilanjutkan, dan diperkuat oleh pengaruh yang datang dari daerah Timur.
Di kepulauan Melayu sendiri, Islam telah beroleh tumpuan di Sumatera dan Jawa, oleh pedagang-pedagang dalam abad ketiga belas dan keempat belas. Agama Islam lambat laun membiak, sebagian hasil tindakan panglima militer, tetapi lebih cepat dengan jalan perembesan damai, khusus di Jawa. Dari Sumatera, Islam dibawa oleh para perantau ke Semenanjung Malaya; juga dari Pulau Jawa ke Maluku. Sejak itu agama tersebut mendapat kedudukan yang lebih kuat di seluruh kepulauan di bagian Timur hingga ke Pulau Sulu, Mindanao, dan Filipina.
Penyebaran Islam di Tiongkok hingga kini masih terselubung dalam kegelapan. Kelompok muslimin dalam jumlah agak besar, yang pertama menetap di sana –barangkali dalam zaman kerajaan Mongol– dalam abad ketiga belas dan keempat belas. Jumlahnya bertambah besar di bawah pemerintah Mancu, biarpun ada perasaan permusuhan setempat karena pemberontakan (kadang-kadang hebat) yang dilakukan oleh kaum muslimin. Tetapi, hingga kini tidak mungkin menaksirkan jumlahnya.
Hasil bersih dari perluasan selama tiga belas abad ialah Islam sekarang merupakan agama yang terutama dalam lingkungan daerah luas yang meliputi Afrika Utara, Asia Barat, hingga bukit Pamir, kemudian ke Timur meliputi Asia Tengah hingga
Tiongkok, dan ke Selatan ke Pakistan. Di India hanya tinggal sepersepuluh penduduk yang beragama Islam. Di Semenanjung Malaya, Islam unggul lagi melewati Indonesia hingga berakhir di Filipina. Di pantai Barat Lautan India, Islam memanjang ke selatan sebagai lajur yang sempit dari pantai Afrika hingga Zanzibar dan Tanganyika dengan beberapa kelompok hingga masuk ke Uni Afrika Selatan. Di Eropa, kelompok-kelompok muslimin terdapat di sebagian besar negara Balkan dan Rusia Selatan. Di Amerika Utara dan Amerika Selatan, Islam diwakili oleh kelompok imigran dari Timur Tengah.

FARDHU KIFAYAH

Posted by childy aditya lockerhearts on 2/01/2010 , under | komentar (0)



FARDHU KIFAYAH

A. Menengok Orang Sakit
Menjenguk Orang Sakit hukumnya adalah sunah. Salah satu
tujuan menjenguk orang sakit itu adalah untuk menghibur yang
bersangkuta. Karena kegembiraan dapat menghilangkan
kesedihan dan meringankan perasaan sakit yang dideritanya.
Ketentuan menjenguk orang sakit ini berdasarkan hadist Nabi
SAW yang berbunyi :
عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ الْنّبِيْ ص.م حَقّ الْمُسْلِمُ
عَلىَ الْمُسْلِم جَمْسَ رَدالْسَلَم وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضَ
وَاتِبَاعُ الْجَنَا ئِزُ
وَاِجَا بَة الْدَعَوَةُ وَتَشْمِيَتُ الْعَا طِش { رواه
البخارومسلم }
Artinya : Abu hurairah berkata : “hak orang islam atas
orang lainnya ada lima, yaitu menjawab salam, menjenguk
orang sakit, mengantarkan jenazah,mengabulkan undangan,
mendoakan orang yang bersin,” { HR. Bukhari dan Muslim }1
B. Menghadapi Orang Yang Mutadhar
Apabila seseorang berada disamping orang sakit yang akan
meninggal dunia, hendaklah ia melakukan hal-hal berikut:
1. Menyebutkan kebaikan-kebaikan Allah terhadap hambanya
2. Membaca surat yasin,mendoakan dan memintakan ampun
atas dosa-dosanya
3. Hadapkan orang tersebut kearah kiblat,miringkan kekanan
dan mukanya menghadap kiblat
1 Bisyri Mustafa, Tarjamah Bulugh Almaram, {semarang : Toha Putra, 2002}, hal.
162
3
4. Mentalkin dengan kalimat tauhid yang diucapkan dengan
lembut dan jelas dan tidak terlalu sering atau tepat agar tidak
membingungkan
Rasulallah bersabda:
عَنْ اَبِيْ سَعِيْدُ الْجُدْ رِيْ رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ قَالَ
رَسُوْلُ الله صَلَ الله عَليْهِ سَلَم لَقّنُوْا مَوْتَكُمْ لإَِلَه
ال الله { رواه مسلم وابو داود والتر مذى }
Artinya: dari Abi said Al Khudri R.A yang mengatakan bahwa rasulallah
telah bersabda: ajarkanlah Lailahaillallah kepada orang yang akan
mati.(HR Muslim,Abu daud dan Turmudzi)2
A. Sesaat yang perlu dilakukan sesaat setelah meninggal
1. Memejamkan matanya bila masih terbuka
2. Mengikat dagu kepalanya dengan kain agar mulutnya tidak
menganga
3. Meletakkan sesuatu diatas perutnya agar tidak mengembung
4. Meninggikan tempat jenazah dan mengarahkan kekiblat
5. Menanggalkan pakaianya yang berjahit dan menutupi seluruh
badannya
6. Meletakkan kedua tanganya diantara pusar dan dada seperti
sedang sholat.
7. Membayar wasiat dan hutangnya jika dia berhutang(bagi yang
mampu)
2 Bisyri Mustafa, Tarjamah Bulugh Almaram, {semarang : Toha Putra, 2002}, hal.
177
4
8. Menetapkan ahli waris yang akan menanggung hutanghutangnya
A. Kewajiban yang berhubungan dengan jenazah.

1. MEMANDIKAN JENAZAH




Memandikan jenazah ialah membersihkan dari kotoran,najis,dan
hadas agar ketika menghadap Allah ia dalam keadaan bersih dan
suci. Untuk memandikan jenazah digunakan air dingin kecuali
ada hal-hal yang menmaksa untuk menggunakan air
panas.Jenazah yang tidak dapat dimandikan karena sesuatu
sebab harus ditayamumkan.
2. Syarat wajibnya Mandi
a. Islam
b. Didapati tubuhnya walaupun sedikit
c. Mayat itu bukan mati syahid3
Sarana yang diperlukan
a) Ranjang dan balai-balai
b) Kain kafan
c) Air
d) Ember
e) Sabun
f) Gayung
1. Cara memandikan jenazah
a) tutup badannya dengan kain dari dada sampai lutut
b) mandikan pada yang tertutup
c) pakailah sarung tangan dan bersih dari segala kotoran
d) tekan perutnya perlahan-lahan untuk mengeluarkan kotorfan
yang tersisa
e) tinggikan kepalanya agar air tidak mengalir kebagian kepala
f) bersihkan mulut, gigi dan hidungnya, kemudian wudhukan
seperti akan sholat
g) siramkan air keseluruh tubuh sebelah kanan atau kiri sampai
kebagian belakang dan keperut hingga ujung kaki
h) mandikan jenazah dengan air sabun. Dan pada air yang
terakhir diberi wangi-wangian
i) perlakukan jenazah dengan lembut ketika menggosok
anggota tubuh, membalikan dan sebagainya4
j) membasahi seluruh tubuhnya minimal satu kali dan sunnah
mengulanginya beberapa kali dalam bilangan ganjil
k) jika keluar najis setelah jenazah di mandikan dan mengenai
badannya,najis tersebut harus di buang dan jenazah harus di
mandikan kembali lima atau tujuh kali. Kalau keluar najis
setelah diletakan diatas kain maka najisnya saja yang
dibersihkan.
l) Keringkan seluruh tubuh jenazah dengan kain atau handuk
agar tidak membasahi kain kafannya
m) Sebelunm dikafani berilah wangi-wangian dikepala dan
janggutnya bagi mayat laki-laki,dan dengan bahan yang tidak
mengandung alcohol. Juga pada anggota tubuh yang dipakai
sujud, yaitu kening, hidung dan dua telapak tangan,dua lutut
dan kedua kaki. Juga telinga dan dibawah ketiak diberi
wangi-wangian seperti kapur barus.

A. Yang berhak memandikan jenazah
Jika jenazahnya laki-laki maka hendaknya yang memandikanya
laki-laki pula. Kecuali istri dan muhrimnya. Begtu begtu juga
sebaliknya. Jika suami dan muhrimnya sama-sama ada, maka
suami lebih berhak memandikan istrinya, begitu pula istri lebih
berhak memandikan suaminya.

Apabila yang meninggal perempuan dan ditempat tidak ada
perempuan, suami atau muhrimnya, maka jenazah
ditayamumkan saja. Begitu pula sebaliknya aoabila yang
meninggal seorang laki-laki dan ditempat itu tidak ada lakilaki,
istri atau muhrimnya maka maka jenazah ditayamumkan
saja. Jika yang meninggal anak laki-laki belum baligh boleh
perempuan yang memandikannya, begitu sebaliknya. Jika ada
beberapa orang yang berhak memendikannya, yang paling
berhak adalah keluarga yang terdekat. Kalau tidak, berpindah
hak kepada yang lebih jauh yang berpengetahuan serta dapat di
percaya.

B. MENGKAFANI JENAZAH




hukumnya adalah wajib kifayah. Uang pembeli kafan itu
diambil dari harta jenazah sendiri, jika tidak maka diambil dari
harta harta orang yang wajib memberinya belaja ketika dia
masih hidup atau dari ahli warisnya. Apabila mereka tida
mampu, hendaknya diambil dari baitulmal. Jika tak ada
baitulmah, maka dari orang muslimnya mampu. Demikian pula
belanja yang laim-lainnya bersangkutan dengan keperluan
jenajah. Kain kafan sekurana-kurangnya satu lapis kain yang
menutupi badan jenazah. Kain kafan sekurang- kurangnya satu
lapis kain yang menutupi badan jenajah. Untuk laki-laki
sebaiknya tiga lapis kain putih, dan untuk perempuan lima lapis
kain putih, dan tiap-tiap-tiap lapis menutupi seluruh badan.
a. Cara mengafani jenajah laki-laki
1) Bentangkan kain kafan sehela demi sehelai.masing-masing
lembaran di taburi wangi-wangian.lembar yang paling
bawah adalah lebih lebar.
2) Angkatlah jenajah dalam keadaan tertutup dengan kain,
dan letakan diatas kain kafan, memanjang lalu ditaburi
wangi-wangian.
3) Selimutkan kain kafan sebelah kanan yang paling atas.
Kemudian ujung lembar sebelah kiri, demikianlah
seterusnya selembar demi selembar.
4) Ikatlah jenazah dengan tali yang sudah disediakan
sebelumnya, dibawah kain kafan, tiga atu lima ikatan. Dan
lepaskanlah tali-tali tersebut ketika jenazah sudah
diletakkan didalam kubur.
5) Jika kain kafan tidak cukup menutupi seluruh tubuh, maka
bagian kepala dan kaki yang terbuka boleh ditutup dengan
bukan kain seperti kertas atau semacamnya.
a. Cara mengkafani jenazah perempuan
1) Susunlah kain kafan yang sudah dipotong untuk masingmasing
bagian dengan tertib. Kain kafan untuk jenazah
perempuan terdiri dari lima lemba kain putih, yaitu :
a. Lembar pertama yang paling bawah untuk menutupi
seluruh tubuh
b. Lembar kedua untuk kerudung kepala
c. Lembar ketiga untuk baju kurung
d. Lembar ke empat untuk pinggang hinga kaki
e. Lembar kelima untuk menutupi pinggul dan paha.
1) Angkatlah mayat dalam keadaantertutup dengan kain,
letakan diatas kain kafan dan taburi wangi-wangian.
2) Ikatlah kain penutup kedua pahanya.
3) Pasangkan kain sarungnya.
4) Pakaikan baju kurungnya.
8
5) Dandani rambutnya tiga kepang dan julurkan kebelakang
6) Pakaikan tutup kepalanya
7) Membungkus dengan kain kafan terahir dengan cara
mempertemukan kedua pinggir kiri dan kanan, lalu
digulung kedalam dan setelah itu diikatkan talinya.


A. MENSHALATKAN JENAZAH



A. Sarat mensalatkan mayat:
1) Sarat-sarat shalat yang juga menjadi salah sah shalat
mayit
2) Dilakukan setelah mayat dimandikan dan di kafani
3) Letak mayat itu di sebelah qiblat orang yang
menshalatkan,kecuali shalat ghaib.
A. Pertama-tama berniat karena Allah. Jika jenazahnya laki-laki
imam berdiri dikepala mayat dan ragi jenajah perempuan
imam berdir ditengah-tengah diantarapusar.ma’mum berdiri
dibelakang imam bersafh rapat dibuat menjadi safh ganjil.
Sarat jenajah boleh beberapa kali baik jenazahnya ada tenpat
{hadir} atau ditempat lain {gha’ib}.
B. Takrbir empat kli:
1) Takbir pertama membaca al-fatiha
2) Takbir kedua membaca sholawat
3) Takbir ketiga membaca doa untuk mayat
4) Takbir keempat membaca doa lalu salam

A. MENGUBUR JENAZAH





a. Yang perlu diperhatikan :

1) Kedalman kuburan minimal 150 cm {hingga dada}, rapat
dan lebar
9
2) Sunah membuat liang lahat sekiranya cukup meletakan
mayat ; jika tida memungkinkan karena tanahnya longsor
atau berair, boleh dibuat peti.
3) Jenazah muslim dikuburkan dimakam muslim. Adapun
yang mati syahit dimakamkan dimana ia gugur
a. Cara mengubur jenazah
1) masukan jenazah dari arah kakinya
2) bagi jenajah wanita, ketika menguburkannya ditirai
dengan kain, dan yang memasukannya kedalam kubur
hendaknya muhrimnya
3) letakanya jenazah dilahat dalam posisi miring kekanan
dan mukanya
menghadap kiblat. Rapatkan dan sandarkan gumpalan
tanah dibelakangnya agar tidak tergeser-geser.
4) Ketika meletakan jenazah didalam kubur bacalah
bismilah waala millati rosullilah.
5) Lepaskan ikatan kafan dibagian kepala dan kaki.
Dianjurkan sebelum menimbun ,terlebih dahulu
memasukan tanah tiga genggam; satu genggam
diletakan diarah kepala sambil membaca minha
kholaknakum. Satu genggam diletakan sebelah kanan
sambil membaca wafiha naidukum. Dan satu genggam
lagi diletakan disebelah kiri sambil membaca waminha
nukhrijukum tarotan ukhro.
6) Tinggikan sedikit kuburan dari bumi sebagai tanda
boleh juga memberi tanda dengan batu { Nissan }.
A. Ta’zyiah
Ta’zyiah yaitu mengunjungi keluarga yang ditimpa musibah atas
meninggal keluarga tersebut. Tiga hal yang dapat dilakukan
didalam ta’zyiah :
a. Mendoakan jenazah
10
b. Menghibur keluarga yang ditinggalkan dengan anjuran agar
tabah dan sabar.
c. Memberi bantuan kepada keluarga musibah menurut
kemampuan dan keiklasan masing-masing.
A. Ziarah Kubur
Ziarah kubur hukumnya sunnah. Rosullullah saw bersabda :
نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِفَزُروْرُهَا فَإِنْ فِيْ زَيَارَتِهَا تَذْ
كِرَةً { رواه ابو دودل}
Artinya : “ dulu saya melarang kamu berziarah kubur, srkarang
zirahlah kamu karena ziarah kubur menjadi suatu peringatan”
{ HR. Abu Daud }
Tujuan ziarah kubur adalah untuk menjadi peringatan bagi orang
berziarah bahwa setiap manusia akan mati dengan demikian
membuat orang tersebut banyak bertobat, berzikir dan berdoa
kepada Allah.